Perkembangan Jam

Ibn al-Shatir, Ahli Astronomi ( 777H atau 1375M.) menciptakan sebuah jam matahari untuk Masjid
Jamik Umayyah di Damsyik.
Ia dianggap sebagai pencapaian tertinggi bagi penciptaan jam matahari.
Kini, bentuk asal jam matahari ini telah pun pecah menjadi tiga kepingan.
Ia disimpan di meseum Negara Syria di Damsyik.
tapi, bukan hanya itu orang mesir sekitar tahun 5.000 hingga 6.000 tahun yang lalu juga mengukur waktu plus membuat kalender dengan menggunakan yang namanya obelisk.






kata jam telah di gunakan pada abad ke 14 sekitar 700 tahun yang lalu.nah nama itu berasal dari bahasa latin yang namanya “clocca”
cara orang dulu itu ternyata melihat waktu dengan menggunkan matahari.
Dan mereka melihat dan mambagi waktu dalam dua waktu.
Yang pertama jika matahari tepat diatas kepala itu namanya berarti tengah hari atau sore.dan ketika matahari dekat dengan kaki langit berarti waktu waktu sudah waktunya dekat pagi atau dekat malam.
Jam tertua bernama jam sundial atau biasanya disebut dengan jam matahari. pertama kali digunakan kira-kira sekitar 3.500 sebelum masehi.




Ternyata sejarah juga mencatat ada yang menggunakan jam dari air sekitar tahun 1400 sebelaum masehi (sekitar 3.400 tahun yang lalu) jam air telah ditemukan di mesir. Jam itu dinamakan clepsydra(kleph-sur-druh).


selain itu al-jaziri (1136-1206) telah membuat yang jam air yang berbentuk gajah.dan jam buatan al-jaziri sudah mampu menghasilkan suara setiap jamnya.



Baru lah pada tahun 1950an dilahirkan jam digital,The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania, adalah perusahaan yang pertama kali membuat jam elektrik/digital,


Thanks to: http://artrevolution.wordpress.com/2008/10/15/


Category Article

What's on Your Mind...

http://ivan-penuhwarna.blogspot.com/. Powered by Blogger.

Followers